Materi ” Pengenalan Kurikulum MAN 3 Nganjuk”

 Materi Akan Video Akan akfit pukul 09.00

Klik Link Disini untuk Tonton

  1. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum adalah pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.

Struktur kurikulum MAN 3 NGANJUK meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Kompetensi Inti dan kompetensi dasar yang ditetapkan pemerintah secara nasional. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab sesuai dengan KMA nomor 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah (KI dan KD terlampir). Sedangkan mata pelajaran umum sesuai dengan Permendikbud nomor 37 tahun 2018 tentang tentang KI dan KD Kurikulum 2013 Jenjang Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah. (KI dan KD Terlampir).

  1. Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada MAN 3 NGANJUK  Selain itu, materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

  1. Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu

Tabel 3.1 Struktur Kurikulum Peminatan MIPA

 

Mata Pelajaran Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X Kelas XI Kelas XII
KELOMPOK A (UMUM)
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
a. Al Qur’an Hadis 2 2 2
b. Akidah Akhlak 2 2 2
c. Fikih 2 2 2
d. Sejarah Kebudayaan Islam 2 2 2
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Arab 4 2 2
5. Matematika 4 4 4
6. Sejarah Indonesia 2 2 2
7. Bahasa Inggris 3 3 3
KELOMPOK B (UMUM) 2 2 2
1. Seni Budaya 2 2 2
2. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 2 2 2
3. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
4. Mulok 1 1 1
KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

     
1 Matematika 3 4 4
2 Biologi 3 4 4
3 Fisika 3 4 4
4 Kimia 3 4 4
Mata pelajaran Pilihan
 Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau

Pendalaman Minat dan/atau Informatika

5 3 3
Jumlah 51 51 51

 

Tabel 3.2 Struktur Kurikulum Peminatan IPS

 

Mata Pelajaran Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X Kelas XI Kelas XII
KELOMPOK A (UMUM)
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
a. Al Qur’an Hadis 2 2 2
b. Akidah Akhlak 2 2 2
c. Fikih 2 2 2
d. Sejarah Kebudayaan Islam 2 2 2
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Arab 4 2 2
5. Matematika 4 4 4
6. Sejarah Indonesia 2 2 2
7. Bahasa Inggris 3 3 3
KELOMPOK B (UMUM) 2 2 2
1. Seni Budaya 2 2 2
2. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 2 2 2
3. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
4. Mulok 1 1 1
KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

     
1 Sejarah 3 4 4
2 Geografi 3 4 4
3 Ekonomi 3 4 4
4 Sosiologi 3 4 4
Mata pelajaran Pilihan
 Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau

Pendalaman Minat dan/atau Informatika

5 3 3
Jumlah 51 51 51

 

Tabel 3.3 Struktur Kurikulum Peminatan KEAGAMAAN

Mata Pelajaran Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X Kelas XI Kelas XII
KELOMPOK A (UMUM)
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
a. Al Qur’an Hadis 4 4 4
b. Akidah Akhlak 4 4 4
c. Fikih 2 2 2
d. Sejarah Kebudayaan Islam 2 2 2
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Arab 4 2 2
5. Matematika 4 4 4
6. Sejarah Indonesia 2 2 2
7. Bahasa Inggris 3 3 3
KELOMPOK B (UMUM) 2 2 2
1. Seni Budaya 2 2 2
2. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 2 2 2
3. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
4. Mulok 1 1 1
KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

     
1 Ilmu Tafsir 2 3 3
2 Ilmu Haadits 2 3 3
3 Ushul Fikih 2 3 3
4 Bahasa Arab 2 3 3
Mata pelajaran Pilihan
 Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau

Pendalaman Minat dan/atau Informatika

5 3 3
Jumlah 51 51 51

 

 

 

 

 

 

 

  1. Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetisi kearifan sekolah dalam upaya hidup bersamadalam keanekaragaman budaya, suku dan agama. Menanamkan kecintaan pada peserta didik terhadap lingkungan dan ekosistem, termasuk keumggulan lain disekitar madrasah. Untuk MAN 3 NGANJUK yang dikembangkan adalah pengenalan kitab kuning. Kitab kuning untuk kelas X Kitab Ta’lim Muta’alim, kelas XI kitab Washoya, kelas XII kitab ‘Uqudulijain.

 

  1. Mata Pelajaran Mulok (Muatan Lokal)

Untuk MAN 3 NGANJUK mulok yang dikembangkan adalah pengenalan terhadap isi kitab kuning. Kitab kuning untuk kelas X Kitab Ta’lim Muta’alim, kelas XI kitab Washoya, kelas XII kitab ‘Uqudulijain.

  1. Pelaksanaan Muatan Lokal

Pelaksanaan pembelajaran Mulok (muatan lokal) diletakan di dalam jam pelajaran efektif (lihat struktur kurikulum). Adapun alokasi waktu dalam per minngu 1 jam pelajaran serta dibimbing oleh Guru berkompeten yang sudah ditunjuk atau guru mata pelajaran Mulok.

 

  1. Pengaturan Beban Belajar

Pengaturan beban belajar yang diberlakukan di MA Negeri 3 Nganjuk adalah sebagai berikut :

Tabel 3.4 Pengaturan Beban Belajar

Kelas Alokasi Waktu (1 jam pelajaran) Jumlah jam pelajaran per minggu Minggu efektif dalam setahun Jumlah jam pelajaran setahun
X 45 menit 51 JP 48 2448
XI 45 menit 51 JP 48 2448
XII 45 menit 51 JP 48 2448

 

  1. Alokasi waktu untuk Penugasan Terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) maksimal 25 % dari waktu kegiatan tatap muka per minggu mata pelajaran yang
  • Alokasi waktu untuk tatap muka setiap jam pelajaran 45
  • Jumlah jam pelajaran perminggu adalah sebagai berikut:
  1. Kelas X : 51 jam pelajaran;
  2. Kelas XI : 51 jam pelajaran; dan
  3. Kelas XII : 51 jam pelajaran
  4. Ketuntasan Belajar

Tujuan pembelajaran adalah terwujudnya kompetensi dasar pada diri peserta didik. Untuk mengetahui ketercapaian Kompetensi Dasar (KD), guru merumuskan sejumlah indikator sebagai acuan penilaian. Pada saat yang sama MAN 3 NGANJUK juga menentukan ketuntasan belajar atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk memutuskan seorang peserta didik sudah tuntas atau belum tuntas.

  1. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan Belajar terdiri atas ketuntasan penguasaan substansi secara teori dan praktik dan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar. Ketuntasan penguasaan substansi yaitu ketuntasan belajar pada KD yang merupakan tingkat penguasaan peserta didik atas KD tertentu pada tingkat penguasaan minimal atau di atasnya. Sedangkan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar terdiri atas ketuntasan dalam setiap semester, setiap tahun atau pada suatu tingkat satuan pendidikan.

Ketuntasan Belajar dalam satu semester adalah keberhasilan peserta didik menguasai kompetensi dari sejumlah mata pelajaran yang diikutinya dalam satu semester. Ketuntasan Belajar dalam setiap tahun adalah keberhasilan peserta didik pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran. Ketuntasan dalam tingkat satuan pendidikan adalah keberhasilan peserta didik menguasai kompetensi seluruh mata pelajaran pada MAN 3 NGANJUK untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Nilai ketuntasan kompetensi sikap dituangkan dalam bentuk predikat, yakni predikat Sangat Baik (A), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (D). Ketuntasan belajar untuk sikap ditetapkan dengan predikat minimal Baik (B).

Nilai ketuntasan kompetensi pengetahuan dan keterampilan dituangkan dalam bentuk angka dengan rentang nilai 0 (nol) -100 (seratus). Penentuan substansi materi dan waktu yang diperlukan untuk mencapai ketuntasan belajar ditentukan oleh guru dan MAN 3 NGANJUK dengan mengacu pada perkembangan kompetensi peserta didik dan ketentuan yang berlaku. Nilai ketuntasan kompetensi pengetahuan MAN 3 NGANJUK untuk:

  • kelas X  adalah 73 dan ketuntasan kompetensi keterampilan adalah 73
  • kelas XI adalah 75 dan ketuntasan kompetensi keterampilan adalah 75
  • kelas XII adalah 77 dan ketuntasan kompetensi keterampilan adalah 77

 

  1. Kriteria Ketuntasan Minimal

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan oleh MAN 3 NGANJUK mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik,  karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan. KKM dirumuskan dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek, yaitu kompleksitas materi/kompetensi, intake (kualitas peserta didik), serta daya dukung satuan pendidikan.

Aspek kompleksitas materi/kompetensi yaitu memperhatikan kompleksitas KD dengan mencermati kata kerja yang terdapat pada KD tersebut dan berdasarkan data empiris dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. Semakin tinggi aspek kompleksitas materi/kompetensi, semakin menantang guru untuk meningkatkan kompetensinya.

Aspek daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu, kompetensi guru, rasio jumlah peserta didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, dukungan dana, dan kebijakan madrasah. Semakin tinggi aspek daya dukung, semakin tinggi pula nilainya.

Aspek intake yaitu memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi antara lain berdasarkan hasil ujian nasional pada jenjang pendidikan sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan oleh madrasah, atau nilai rapor sebelumnya. Semakin tinggi aspek intake, semakin tinggi pula nilainya.

Secara teknis prosedur penentuan KKM pada MAN 3 NGANJUK adalah (1) Menetapkan KKM per KD, (2) Menetapkan KKM mata pelajaran, (3) Menetapkan KKM tingkatan kelas pada satuan pendidikan.

Untuk menentukan KKM per KD, MAN 3 NGANJUK menggunakan skala penilaian yang disepakati oleh guru mata pelajaran sebagaimana pada table berikut.

 

 

 

 

Tabel 3.5 Skala Penilaian Penentuan KKM

Aspek yang dianalisis Kriteria dan Skala Penilaian

(dalam Rentang 0-100)

Kompleksitas Tinggi

< 60

Sedang

61 – 80

Rendah         81 – 100
Daya Dukung Rendah         81 – 100 Sedang

61 – 80

Tinggi

< 60

Intake Rendah         81 – 100 Sedang

61 – 80

Tinggi

< 60

 

Tabel 3.6  KKM Per mata pelajaran pada tiap jenjang kelas dan KKM per jenjang kelas.

No Mata Pelajaran Kelas X X XI XI XII XII
Semester 1 2 1 2 1 2
Kelompok A ( Wajib )
1 Al Qur’an Hadits 73 73 75 75 77 77
2 Fikih 73 73 75 75 77 77
3 Akidah Akhlak 73 73 75 75 77 77
4 Ski 73 73 75 75 77 77
5 Bahasa Arab 73 73 75 75 77 77
6 Ppkn 73 73 75 75 77 77
7 Bahasa Indonesia 73 73 75 75 77 77
8 Matematika 73 73 75 75 77 77
9 Sejarah Indonesia 73 73 75 75 77 77
10 Bahasa Inggris 73 73 75 75 77 77
Kelompok B ( Wajib )
11 Seni Budaya 73 73 75 75 77 77
12 PenjasOrkes 73 73 75 75 77 77
13 Prakarya dan Kewirausahaan 73 73 75 75 77 77
14 Kajian Kitab Kuning 73 73 75 75 77 77
Kelompok Peminatan MIPA
15 Matematika 73 73 75 75 77 77
16 Biologi 73 73 75 75 77 77
17 Fisika 73 73 75 75 77 77
18 Kimia 73 73 75 75 77 77
Kelompok Peminatan IPS
19 Geografi 73 73 75 75 77 77
20 Sosiologi 73 73 75 75 77 77
21 Ekonomi 73 73 75 75 77 77
22 Sejarah 73 73 75 75 77 77
Kelompok Peminatan ke AGAMAAN
22 Ilmu Tafsir 73 73 75 75 77 77
23 Ilmu Fikih 73 73 75 75 77 77
24 Ilmu Hadits 73 73 75 75 77 77
25 Bahasa Arab 73 73 75 75 77 77
Kelompok Lintas Minat
26 Lintas Minat  1 73 73 75 75 77 77
27 Lintas Minat  2 73 73 75 75 77 77

 

  1. Kenaikan Kelas

Aspek Akademik :

  1. Dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran.
  2. Siswa dinyatakan tidak naik ke kelas XI, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal pada mata pelajaran peminatan dari 3 (tiga) mata pelajaran wajib dan 1 pelajaran peminatan.
  3. Siswa dinyatakan tidak naik ke kelas XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program studi.

Sebagai Contoh :

Bagi siswa kelas XI atau XII

  1. Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi.
  2. Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Sejarah, Geografi, Ekonomi dan Sosiologi.
  3. Peminatan Keagamaan, tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Tafsir, Hadits, Kalam, dan Fikih.

Aspek Non Akademik :

  1. Nilai rata-rata kepribadian (kelakuan, kerajinan, dan kerapian) pada semester genap kelas X dan kelas XI minimal Baik.
  2. Kehadiran siswa di sekolah pada semester ganjil dan genap kelas X dan kelas XI minimal 90% jumlah hari efektif yaitu 260 hari.
  3. Pelaporan Hasil Belajar

MAN 3 NGANJUK menyampaikan laporan hasil belajar peserta didik sebagai berikut:

  1. Hasil Penilaian Harian kepada peserta didik, paling lambat sebelum penilaian harian berikutnya dilaksanakan.
  2. Hasil PTS (Penilaian Tengah Semester) di berikan kepada peserta didik.
  3. Penilaian Akhir Semester (PAS) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  4. Penilaian Akhir Tahun (PAT) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  1. Kelulusan
  2. Kelulusan Peserta Didik

Seorang siswa dinyatakan LULUS apabila memenuhi 2 (dua) aspek yaitu Aspek Akademik dan Aspek Non Akademik

  1. Aspek Akademik, meliputi :
  2. Memiliki nilai rapor yang lengkap untuk kelas X, XI, dan XII.
  3. Telah memiliki nilai ujian untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan.
  4. Tidak terdapat nilai rata-rata kurang dari 75 baik untuk ujian tulis maupun ujian praktek seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan komposisi 30% UM/UMBN dan 70% nilai rata-rata rapor semester III, IV, dan V.
  5. Telah mengikuti Ujian Nasional
  6. Aspek non Akademik, meliputi  :
  7. Nilai rata-rata kepribadian (kelakuan, kerajinan dan kerapian) pada semester genap kelas XII minimal Baik.
  8. Kehadiran di sekolah pada semester ganjil dan genap kelas XII minimal 90% dari jumlah hari efektif.

Seorang siswa dinyatakan  TIDAK LULUS apabila tidak memenuhi Aspek Akademik dan   Aspek Non Akademik seperti yang tersebut di atas

 

2 Komentar pada “Materi ” Pengenalan Kurikulum MAN 3 Nganjuk””

  1. Saya paham tentang kurikulum yang di terapkan di man 3 nganjuk

  2. Saya paham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *